MENU
Poll: Jajak Pendapat
Bagaimana Menurut anda situs KP4D.ONLINE yang baru ini?
Apa itu Tsunami
Tsunami berasal dari kata : Tsu = Pelabuhan, Nami = Gelombang
Tsunami adalah gelombang laut yang disebabkan oleh gempa bumi, tanah longsor, letusan gunung berapi atau hantaman bahan kosmik seperti meteorit yang semuanya itu terjadi di kawasan laut. Saat ini istilah Tsunami sudah menjadi bagian bahasa dunia. Gelombang tsunami bergerak dengan kecepatan ratusan kilometer per jam di lautan dalam dan dapat melaju sampai ke daratan dengan kecepatan tinggi yang melebihi 800 km/jam) dan ketinggian gelombang mampu mencapai 30 meter atau lebih dan dalam perjalanannya akan menaikkan dan menurunkan wajah permukaan air laut.
Gempa bumi merupakan salah satu penyebab utama yang biasanya menghasilkan tsunami. Tsunami ini akan terjadi apabila dasar lautan dengan tiba-tiba berubah kedudukannya akan menyebabkan air bergolak kuat. Gempa bumi tektonik adalah gempa bumi yang biasanya akan menyebabkan kecacatan atau perubahan pada kerak bumi; apabila gempa bumi terjadi di dasar lautan, air yang berada di kawasan kejadian akan berubah dari kedudukan keseimbangannya.
Gelombang akan menghasilkan perubahan pergerakan air, yang bertindak dibawah pengaruh grafitasi dan selalu akan mencoba untuk mengembalikan keseimbangan kedudukannya. Apabila kawasan dasar laut yang berubah kedudukan (terangkat atau turun) dengan hamparan yang luas, maka sangat besar kemungkinan terjadi tsunami. Gelombang yang dihasilkan dapat bergerak secara perlahan dan terus bergerak sangat cepat dengan volume air yang sangat besar beserta gerusan material apapun yang dilaluinya.
Peringatan kedatangan tsunami secara alami dalam bentuk nyata adalah surutnya air laut dari garis pantai. Kita harus segera berlari ke daerah pedalaman atau ke dataran tinggi secepatnya. Namun jika Anda sudah melihat gelombang, maka sudah terlambat bagi Anda untuk dapat menyelamatkan diri (kecuali itu suatu mukjizat).
Di lautan yang dalam, gelombang tsunami mempunyai amplitude ketinggian hanya beberapa sentimeter atau kurang karena jarak dari puncak gelombang ke puncak gelombang lainnya hanya beberapa meter saja, pergerakan turun naiknya tidak dapat dilihat dan dirasakan oleh kapal yang berlayar di atasnya dan mungkin saja saat itu penghuni kapal tidak menyadari telah terjadi tsunami.
Apabila gelombang tsunami tiba di kawasan lautan yang kedalamannya makin mengurang, lajunya akan turut menjadi kurang. Apabila gelombang ini sampai ke kawasan pantai, hanya satu cara untuk mempertahankan tenaganya yaitu dengan menambahkan laju dan ketinggian ombak. Jika ini terjadi maka menyebabkan kematian dan kemusnahan harta benda.
Prediksi kemungkinan gejala Tsunami akan terjadi jika :
Simulasi Tsunami
Tsunami adalah gelombang laut yang disebabkan oleh gempa bumi, tanah longsor, letusan gunung berapi atau hantaman bahan kosmik seperti meteorit yang semuanya itu terjadi di kawasan laut. Saat ini istilah Tsunami sudah menjadi bagian bahasa dunia. Gelombang tsunami bergerak dengan kecepatan ratusan kilometer per jam di lautan dalam dan dapat melaju sampai ke daratan dengan kecepatan tinggi yang melebihi 800 km/jam) dan ketinggian gelombang mampu mencapai 30 meter atau lebih dan dalam perjalanannya akan menaikkan dan menurunkan wajah permukaan air laut.
Gempa bumi merupakan salah satu penyebab utama yang biasanya menghasilkan tsunami. Tsunami ini akan terjadi apabila dasar lautan dengan tiba-tiba berubah kedudukannya akan menyebabkan air bergolak kuat. Gempa bumi tektonik adalah gempa bumi yang biasanya akan menyebabkan kecacatan atau perubahan pada kerak bumi; apabila gempa bumi terjadi di dasar lautan, air yang berada di kawasan kejadian akan berubah dari kedudukan keseimbangannya.
Gelombang akan menghasilkan perubahan pergerakan air, yang bertindak dibawah pengaruh grafitasi dan selalu akan mencoba untuk mengembalikan keseimbangan kedudukannya. Apabila kawasan dasar laut yang berubah kedudukan (terangkat atau turun) dengan hamparan yang luas, maka sangat besar kemungkinan terjadi tsunami. Gelombang yang dihasilkan dapat bergerak secara perlahan dan terus bergerak sangat cepat dengan volume air yang sangat besar beserta gerusan material apapun yang dilaluinya.
Peringatan kedatangan tsunami secara alami dalam bentuk nyata adalah surutnya air laut dari garis pantai. Kita harus segera berlari ke daerah pedalaman atau ke dataran tinggi secepatnya. Namun jika Anda sudah melihat gelombang, maka sudah terlambat bagi Anda untuk dapat menyelamatkan diri (kecuali itu suatu mukjizat).
Di lautan yang dalam, gelombang tsunami mempunyai amplitude ketinggian hanya beberapa sentimeter atau kurang karena jarak dari puncak gelombang ke puncak gelombang lainnya hanya beberapa meter saja, pergerakan turun naiknya tidak dapat dilihat dan dirasakan oleh kapal yang berlayar di atasnya dan mungkin saja saat itu penghuni kapal tidak menyadari telah terjadi tsunami.
Apabila gelombang tsunami tiba di kawasan lautan yang kedalamannya makin mengurang, lajunya akan turut menjadi kurang. Apabila gelombang ini sampai ke kawasan pantai, hanya satu cara untuk mempertahankan tenaganya yaitu dengan menambahkan laju dan ketinggian ombak. Jika ini terjadi maka menyebabkan kematian dan kemusnahan harta benda.
Prediksi kemungkinan gejala Tsunami akan terjadi jika :
- Gempa besar dengan kekuatan gempa > 6.3 SR
- Lokasi pusat gempa di laut
- Kedalaman dangkal < 40 km
- Terjadi deformasi vertikal dasar laut
- Banyak hewan berlarian kearah gunung (sangat mudah jika memperhatikan pergerakan kawanan burung)
- Tanda-tanda akan datangnya tsunami di daerah pinggir pantai adalah : air laut yang surut secara tiba-tiba, Bau Asin yang menyengat, dari kejauhan tampak gelombang putih dan suara gemuruh yang sangat keras.
Simulasi Tsunami
Rate this article



del.icio.us
Digg
Komentar ( dikirim):
Beri Komentar