BRR NAD-Nias Bangun Proyek-Proyek ”an”
Pembangunan Gedung Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Blang Balee oleh BRR dengan Anggaran tahun 2006 sampai saat ini belum rampung, ironisnya pembangunan tersebut belum siap, bangunan”an”, bangunan yang berjumlah dua lokal tersebut menurut penuturan guru setempat takut dimanfaatkan nantinya walaupun sudah siap karena belum siap sudah miring bangunannya.
Guru MIN Blang Balee berinisial SY mengaku, MIN Blang Balee di bangun oleh BRR periode 2006 yang dilaksanakan oleh salah satu kontraktor yang berinisial SD dari Tapak Tuan sedangkan papan nama tidak ada maka kami lupa CV apa yang melakukan pembangunan sekolah ini, kami hanya mengingat Consultan Pengawas CV.ADI KARYA .



”Ini bangunan tanpa gorong-gorong maka belum siap sudah miring, seharusnya dengan kondisi tanah yang seperti ini diberikan gorong-gorong untuk kekokohannya seperti dua lokal yang di bangun NGO ADRA kan mantap” sambil menunjuk bangunan yang sudah selesai disebelahnya kata cekgu pada tim investigasi GSF.
Dinding cukup banyak retak di bagian dalam karena ikatan batu batanya miring, kami lihat tukangnya dalam melakukan perkerjaan ikat batu bata pada sekolah ini jelas masih dalam proses belajar, ketika kami tegur tukangnya mengatakan ini sudah kuat dan rapi menurut konsultan dan telah di ukur memadai kata tukang pada guru.
Pondasi sudah seperti bibir pantai serta retak, pondasi lantai miring, pondasi selama ini tidak nampak berlobang karena tertimbun tanah biasanya dalam sebuah bangunan gedung timbunan di dalam ruangan aneh ini ditimbun di luar pondasi, karena sudah di guyur hujan nampak jelas pondasi seperti bibir pantai yang di keruk air.
”Selama ini tidak terlihat, sekarang baru ketahuan ditutup supaya tidak nampak lobang pondasinya dan coba lihat pondasi begitu dangkal, bangunan ini lebih cocok untuk kandang ayam” kata guru-guru sambil menunjuk lubang-lubang pondasi pada tim investigasi GSF.
”Atap tembus langit, kondisi alam sekarang hujan badai rutin terjadi kalau atapnya begini anak-anak lebih cocok mata pelajaran teropong bulan, bintang dan matahari, jikalau hujan anak-anak teliti air hujan jatuh, kalau dilihat dari dalam ruangan lebih cocok tempat persemaian benih” kata seorang guru pada tim investigasi GSF.
”Kosen sudah patah, kuda-kuda pecah, bangunan sudah turun, ini bangunan sekolah nantinya digunakan murid MIN sehingga bangunan ini ngeri di tempati anak-anak kata seorang guru pada GSF.
”Kami sudah pernah menyampaikan hal ini kepada kontraktor agar tidak melanjutkan pembangunanya sewaktu penyusunan batu bata dan proses pem-plasteran dinding sekolah, namun pihak kontraktor mengatakan pihak konsultan pengawas yaitu CV.ADI KARYA sudah mengukur dan cukup memadai” kata cekgu pada tim investigasi GSF.
Proyek sekolah MIN Blangbalee Anggaran tahun 2006 yang di lelang tingkat pusat Banda Aceh satker Depag Provinsi untuk segera ditinjau ulang menyangkut keselamatan Anak-anak.



E-mail : ajalil_meulaboh@yahoo.co.id
Sumber : Aceh Development Fund



del.icio.us
Digg
Komentar ( dikirim):
Beri Komentar