Korban Tsunami Nilai BRR Ingkar Janji
Sekretaris KP4D Benteng, Asmawati yang juga mengaku korban tsunami kepada Serambi Rabu (18/6) menuturkan, pihaknya sangat kecewa dengan tindakan BRR yang telah ingkar janji. Pasalnya, badan raksasa itu berjanji akan menurunkan tim verifikasi untuk mendata rumah bantuan yang diperuntukkan untuk korban tsunami.
Tapi realitanya, lanjut dia, pihak BRR tidak pernah memenuhi janji yang dilontarkan dua pekan lalu. “Kami tak habis pikir, BRR sampai hati menipu kami korban tsunami,” tuturnya.
Dikatakan, jika masalah turun tim verifikasi ke lapangan terus berlarut-larut, maka korban tsunami di Benteng akan menginap di kantor BRR distrik Pidie. “Jika kami terus ditipu BRR, maka senjata pamungkas kami akan tidur beramai-ramai di kantor BRR,” kata Asmawati.
Ketua Perkim BRR Distrik Pidie, Ridha kepada Serambi kemarin, menjelaskan, berdasarkan petunjuk BRR pusat, direncanakan tim verifikasi akan turun dua pekan lagi untuk mendata rumah bantuan untuk korban tsunami.
Tentunya, kata Ridha, turunnya tim verifikasi sesudah adanya SK dari BRR pusat. Ia menjelaskan, persoalan rumah warga Benteng sudah lama terjadi, tapi persoalan itu BRR Pidie tak memiliki wewenang untuk menangani langsung.
“Jadi kita harus menunggu rekomendasi dari BRR pusat, terkait turunya SK kepada tim verifikasi. Jadi sebelum tim tersebut keluar SK, kita tidak bisa berbuat banyak,” kata Ridha yang dijumpai Serambi, Rabu (18/6) di kantor BRR Sigli. (nr)
Sumber : Serambi Indonesia



del.icio.us
Digg
Komentar ( dikirim):
Beri Komentar