<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:base="http://news.kp4d.org/">
	<title type="text">KP4D.ONLINE</title>
	<id>http://news.kp4d.org/</id>
	<link rel="alternate" type="text/html" hreflang="en" href="index.php" />
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://news.kp4d.org/kata_pengantar.atom" />
	<rights>amp;copy;2007 Spoonlabs d.o.o.</rights>
	<generator>Vivvo CMS 4.0</generator>
	<updated>2009-01-06T16:07:25+07:00</updated>
	
			
				
					<entry>
						<title>BKRR Siap Gantikan BRR</title>
						<id>http://news.kp4d.org/PENGUMUMAN/142.html</id>
						<link rel="alternate" type="text/html" hreflang="en" href="http://news.kp4d.org/PENGUMUMAN/142.html" />
						<published>2008-07-25T03:15:00+07:00</published>
						<updated>2008-07-25T03:15:00+07:00</updated>
						<author>
							<name>Ardiansyah S.Hut</name>
						</author>
						<category term="tech" scheme="http://news.kp4d.org/PENGUMUMAN/142.html" label="tech" />
						<content type="html">Gubernur mengakui bahwa pertemuannya dengan Wapres memang untuk membicarakan kelanjutan BRR. “Saya ingin setelah BRR selesai mandatnya, Pemerintah Aceh bisa mengambil alih dengan badan yang dikontrol oleh Pemerintah Aceh,” tambahnya. Menurut Gubernur, BKRR akan melanjutkan tugas BRR yang belum selesai. Dalam BKRR, pemerintah pusat duduk sebagai steering committee (panitia pengarah). “Wapres menerima sangat badan ini. Nanti akan direkomendasi setelah keluar dalam bentuk Keppres,” kata Irwandi.Dikatakan, ada dua perbedaan antara BKRR dan BRR. Pertama, BKRR dikontrol pemerintah Aceh. Sedangkan BRR dikontrol pusat. Kedua, BRR implementing. Sedangkan BKRR tidak ada implementing melainkan planning dan monitoring. “Implementing-nya dinas.</content>
					</entry>
				
					<entry>
						<title>Korban Tsunami Nilai BRR Ingkar Janji</title>
						<id>http://news.kp4d.org/REHAB-DAN-REKON/141.html</id>
						<link rel="alternate" type="text/html" hreflang="en" href="http://news.kp4d.org/REHAB-DAN-REKON/141.html" />
						<published>2008-06-27T04:39:00+07:00</published>
						<updated>2008-06-27T04:39:00+07:00</updated>
						<author>
							<name>keuchik_amir</name>
						</author>
						<category term="tech" scheme="http://news.kp4d.org/REHAB-DAN-REKON/141.html" label="tech" />
						<content type="html">Serambi Indonesia. 19/06/2008 10:07 WIB. SIGLI- Warga Kelurahan Benteng Sigli menuding BRR distrik Pidie ingkar janji. Soalnya, hingga kini BRR belum kunjung menurunkan tim verifikasi untuk mendata rumah bantuan kepada korban tsunami di desa setempat.</content>
					</entry>
				
					<entry>
						<title>Dana BRR untuk Rumah Masih Ada Rp 2,7 T - Dalih BRR Dinilai tak Logis</title>
						<id>http://news.kp4d.org/REHAB-DAN-REKON/140.html</id>
						<link rel="alternate" type="text/html" hreflang="en" href="http://news.kp4d.org/REHAB-DAN-REKON/140.html" />
						<published>2008-04-11T06:30:00+07:00</published>
						<updated>2008-04-11T06:30:00+07:00</updated>
						<author>
							<name>Ardiansyah S.Hut</name>
						</author>
						<category term="tech" scheme="http://news.kp4d.org/REHAB-DAN-REKON/140.html" label="tech" />
						<content type="html">BANDA ACEH, 11/04/2008 - Jumlah dana untuk proyek perumahan dan permukiman BRR NAD-Nias yang belum terserap sampai Kamis (10/4) kemarin ternyata masih banyak, mencapai Rp 2,709 triliun. Demikian data yang diperoleh Serambi dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Keuangan Negara (KPPKN) Khusus Banda Aceh, Kamis (10/4).</content>
					</entry>
				
					<entry>
						<title>Soal Gubernur Didesak Mundur dari BRR, Dinilai Bertentangan dengan UU 10/2005</title>
						<id>http://news.kp4d.org/REHAB-DAN-REKON/139.html</id>
						<link rel="alternate" type="text/html" hreflang="en" href="http://news.kp4d.org/REHAB-DAN-REKON/139.html" />
						<published>2008-04-11T06:25:00+07:00</published>
						<updated>2008-04-11T06:25:00+07:00</updated>
						<author>
							<name>Ardiansyah S.Hut</name>
						</author>
						<category term="tech" scheme="http://news.kp4d.org/REHAB-DAN-REKON/139.html" label="tech" />
						<content type="html">BANDA ACEH, 11/04/2008 - Pernyataan sikap 34 anggota DPRA yang mendesak Gubernur Aceh dan Ketua DPRA untuk mengundurkan diri dari BRR NAD-Nias, dinilai bertentangan dengan Undang-undang (UU) No.10 Tahun 2005 tentang Pembentukan BRR NAD-Nias, yang menyebutkan bahwa Wakil Kepala Badan Pelaksana (Bapel) BRR NAD-Nias dijabat secara jabatan (ex-officio) oleh Gubernur Aceh.</content>
					</entry>
				
					<entry>
						<title>Sebagian Demonstran Pulang, Jemput Massa untuk Demo Lagi</title>
						<id>http://news.kp4d.org/REHAB-DAN-REKON/137.html</id>
						<link rel="alternate" type="text/html" hreflang="en" href="http://news.kp4d.org/REHAB-DAN-REKON/137.html" />
						<published>2008-04-11T06:22:00+07:00</published>
						<updated>2008-04-11T06:22:00+07:00</updated>
						<author>
							<name>Ardiansyah S.Hut</name>
						</author>
						<category term="tech" scheme="http://news.kp4d.org/REHAB-DAN-REKON/137.html" label="tech" />
						<content type="html">BANDA ACEH, 11/04/2008 - Sekitar 90 korban tsunami dari pantai barat-selatan Aceh yang sudah sepekan lebih berada di Banda Aceh, Kamis (10/4), sekitar pukul 14.00 WIB kembali ke daerah asalnya. Mereka pulang justru untuk memobilisasi korban gempa dan tsunami di daerahnya untuk ikut demo yang lebih besar lagi di Kantor Pusat BRR NAD-Nias minggu depan.</content>
					</entry>
				
					<entry>
						<title>BRR Peroleh Tambahan Dana Rp 3,8 Triliun</title>
						<id>http://news.kp4d.org/REHAB-DAN-REKON/136.html</id>
						<link rel="alternate" type="text/html" hreflang="en" href="http://news.kp4d.org/REHAB-DAN-REKON/136.html" />
						<published>2008-04-11T06:11:00+07:00</published>
						<updated>2008-04-11T06:11:00+07:00</updated>
						<author>
							<name>Ardiansyah S.Hut</name>
						</author>
						<category term="tech" scheme="http://news.kp4d.org/REHAB-DAN-REKON/136.html" label="tech" />
						<content type="html">JAKARTA, 11/04/2008 - Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR NAD Nias) hingga akhir Desember 2009 mendapat tambahan dana Rp 3,8 triliun lebih. Dana tersebut bersumber dari Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran Luncuran (DIPA L) dan sisa anggaran tahun 2008. Regulasi tentang adanya dana luncuran untuk BRR tersebut termaktub dalam Pasal 7B Rancangan Undang Undang (RUU) tentang Perubahan Atas Undang Undang Nomor 45/2007 tentang APBN yang disahkan menjadi UU dalam Rapat Paripurna DPR RI, Kamis (10/4).</content>
					</entry>
				
					<entry>
						<title>Gubernur dan DPRA Keluarkan Rekom, Terkait Tuntutan Korban Tsunami Aceh Barat</title>
						<id>http://news.kp4d.org/REHAB-DAN-REKON/135.html</id>
						<link rel="alternate" type="text/html" hreflang="en" href="http://news.kp4d.org/REHAB-DAN-REKON/135.html" />
						<published>2008-04-06T23:57:00+07:00</published>
						<updated>2008-04-06T23:57:00+07:00</updated>
						<author>
							<name>Ardiansyah S.Hut</name>
						</author>
						<category term="tech" scheme="http://news.kp4d.org/REHAB-DAN-REKON/135.html" label="tech" />
						<content type="html">BANDA ACEH, 06/04/2008 10:14 WIB - Guna menanggapi tuntutan para korban tsunami dari Aceh Barat, yang menuntut dana rehab rumah sebesar Rp 15 juta per kepala keluarga (kk), Gubernur bersama Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) mengeluarkan satu rekomendasi untuk segera dilaksanakan oleh Badan Rehabilitasi dan Rekomendasi (BRR) NAD-Nias. Rekomendasi bersama yang berisi empat item mendesak yang harus segera dilaksanakan BRR NAD-Nias itu, dihasilkan dalam satu rapat tertutup antara Gubernur Aceh Irwandi Yusuf bersama dua Pimpinan DPRA masing-masing Tgk Zainal Abidin dan Raihan Iskandar LC, serta Kepala Pengendalian dan Pengalihan Aset Perumahan dan Permukiman BRR NAD-Nias Wisnu Broto, di Banda Aceh, Sabtu (5/4) kemarin.</content>
					</entry>
				
					<entry>
						<title>Ratusan Warga Demo BRR</title>
						<id>http://news.kp4d.org/REHAB-DAN-REKON/134.html</id>
						<link rel="alternate" type="text/html" hreflang="en" href="http://news.kp4d.org/REHAB-DAN-REKON/134.html" />
						<published>2008-04-06T23:52:00+07:00</published>
						<updated>2008-04-06T23:52:00+07:00</updated>
						<author>
							<name>Ardiansyah S.Hut</name>
						</author>
						<category term="tech" scheme="http://news.kp4d.org/REHAB-DAN-REKON/134.html" label="tech" />
						<content type="html">BANDA ACEH, 05/04/2008 11:46 WIB - Ratusan warga korban gempa dan tsunami yang berasal dari pantai barat-selatan Aceh berdemonstrasi di Kantor Pusat BRR NAD-Nias, Jumat (4/4). Mereka menuntut diberikan dana rehab rumah sebesar Rp 15 juta dan menolak dana rehab yang dialokasikan BRR senilai Rp 2,5 juta/rumah. </content>
					</entry>
				
					<entry>
						<title>KP4D Protes Pembatalan Rehab Rumah</title>
						<id>http://news.kp4d.org/REHAB-DAN-REKON/133.html</id>
						<link rel="alternate" type="text/html" hreflang="en" href="http://news.kp4d.org/REHAB-DAN-REKON/133.html" />
						<published>2008-04-06T23:34:00+07:00</published>
						<updated>2008-04-06T23:34:00+07:00</updated>
						<author>
							<name>Ardiansyah S.Hut</name>
						</author>
						<category term="tech" scheme="http://news.kp4d.org/REHAB-DAN-REKON/133.html" label="tech" />
						<content type="html">REDELONG, 07/04/2008 09:31 WIB - Komite Percepatan Pembangunan Perumahan dan Permukiman Desa (KP4D) menyesalkan sikap Badan Rekontruksi dan Rehabilitasi (BRR) Aceh B Nias, yang membatalkan rehabilitasi rumah bantuan di Bener Meriah dan Aceh Tengah. Alasan pembatalan kerana daerah tersebut tidak termasuk ke dalam daerah kawasan korban bencana alam tsunami dinilai tidak tepat dan berkesan menyebabkan diskriminasi.</content>
					</entry>
				
					<entry>
						<title>Korban Tsunami Kecam Kuntoro, Demonstran Bertahan di Masjid</title>
						<id>http://news.kp4d.org/REHAB-DAN-REKON/132.html</id>
						<link rel="alternate" type="text/html" hreflang="en" href="http://news.kp4d.org/REHAB-DAN-REKON/132.html" />
						<published>2008-04-06T23:31:00+07:00</published>
						<updated>2008-04-06T23:31:00+07:00</updated>
						<author>
							<name>Ardiansyah S.Hut</name>
						</author>
						<category term="tech" scheme="http://news.kp4d.org/REHAB-DAN-REKON/132.html" label="tech" />
						<content type="html">BANDA ACEH, 07/04/2008 08:36 WIB - Korban gempa dan tsunami dari pantai barat-selatan Aceh yang menamakan dirinya Gerakan Peduli Nasib (Gepena), mengecam keras pernyataan Ketua BRR NAD-Nias, Kuntoro Mangkusubroto, melalui media massa bahwa BRR tak mungkin mengubah kebijakan bantuan sosial perbaikan rumah yang telah ditetapkannya Rp 2,5 juta/rumah. Mereka juga mengancam akan terus bertahan di Banda Aceh sebelum tuntutannya dipenuhi BRR.</content>
					</entry>
				
			
		
</feed>